Selasa, 15 November 2011

E COMMERCE

E-Commerce

PENGERTIAN E-COMMERCE

Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.

Sementara itu Kalakota dan Whinston mendefinisikan E-Commerce dari beberapa perspektif, yaitu:

Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman informasi, produk/jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi lainnya;

Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow;

Dari perspektif pelayanan, E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang; dan

Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet dan jaringan jasa online lainnya.

Selanjutnya Yuan Gao dalam Encyclopedia of Information Science and Technology (2005), menyatakan E-Commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk melakukan komunikasi bisnis dan transksaksi komersial. Kemudian di website E-Commerce Net, E-Commerce didefinisikan sebagai kegiatan menjual barang dagangan dan/atau jasa melalui internet. Seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, cara pembayaran, jaminan atas produk yang dijual, cara promosi dan sebagainya.

Jenis transaksi pada E รข€" Commerce

Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:

Business to Business, karakteristiknya:

Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.

Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.

Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.

Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

Business to Consumer, karakteristiknya:

Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.

Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.

Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.

Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)

Customer to Customer

Pihak perorangan menjual produk taupun jasa ke orang lain

Business to Employee

Suatu organisasi yang menggunakan e-commerce didalam internal organisasi tersebut untuk memberikan informasi dan jasa pada para pegawainya.

E-Government

Penggunaan teknologi internet dan e-commerce untuk memberikan layanan informasi mengenai layanan public kepada masyarakat (disebut sebagai G2C), atau rekan bisnis dan supplier (disebut government to business)

M-Commerce (M-Commerce)

E-commerce digunakan menggunakan fasilitas wireless. Misal: penggunaan handphone untuk berbelanja melalui internet.

Keuntungan E-commerce bagi organisasi

Memperluas pasar (marketplace) kepasar tingkat nasional dan internasional.

Menurunkan biaya pembuatan, pemprosesan, pendistribusian, penyimpanan, dan pencarian atau pengambilan informasiyang berbasiskan kertas.

Mengurangi biaya pergudangan atau penyediaan dan biaya overhead atau exploitasi melalui penerapan fasilitas SCM atau pull-type supply chain management.

Pull-type processing memungkinkan untuk menyesuaikan produk dan jasa sesuai dengan kebutuhan pelanggan sehingga dapat memberikan keuntungan yang kompetitif.

Mempercepat waktu antara pemodal hingga penerimaan produk dan jasa.

Memungkinkan perekayasaan ulang proses business (Business Process Reengineering)

Biaya telekomunikasi yang lebih murah. Biaya internet lebih murah daripada value added networks (VANs)

Keuntungan E-commerce bagi konsumen

Memingkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari, sepanjang tahun dari manapun.

Menyediakan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

Menyediakan produk dan jasa yang lebih murah bagi konsumen dan memungkinkannya untuk berbelanja ke beberapa tempat dan mengadakan perbandingan dengan cepat.

Memungkinkan pengiriman produk dan jasa dengan cepat (untuk banyak kasus) khususnya untuk produk terjitalisasi.

Konsumen dapat menerima informasi yang relevan dan rinci dengan sangat cepat hanya beberapa detik, tidak dalam hitungan hari maupun minggu.

Memungkinkan konsumen ikut berpartisipasi dalam proses pelelangan secara virtual.

Memungkinkan konsumen untuk berinteraksi dengan konsumen lain dalam komunitas elektronik dan saling tukar gagasan dan tukar pengalaman.

Memfasilitasi kemungkinan berkompetisi, yang menghasilkan diskon yang sangat besar.

Keuntungan E-commerce bagi masyarakat

Semakin banyak masyarakat yang bekerja dan beraktifitas di rumah dengan menggunakan internet berarti mengurangi perjalanan untuk bekerja, belanja dan aktifitas lainnya, sehingga mengurangi kemacetan jalan dan mereduksi polusi udara.

Meningkatkan daya beli dan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan produksi/service yang terbaik karena perusahaan yang mengeluarkan produk/service dapat menjualnya lebih murah karena biaya produksi yang rendah.

Memungkinkan masyarakat didunia ketiga dan pedesaan untuk menikmati produk dan jasa yang tidak tersedia diwilayahnya.

Mendukung penyampaian layanan public dan mengurangi biaya, meningkatkan efektifitas dan atau meningkatkan kualiatas.

Mengurangi pengangguran karena masyarakat semakin bergairah untuk berbisnis karena cara kerja yang gampang dan tanpa modal yang besar.

Meningkatkan daya kreatifitas masyarakat, berbagai jenis produk dapat dipasarkan dengan baik, sehingga akhirnya juga membantu pemerintah untuk menggairahkan perdagangan khususnya usaha kecil menengah. Secara umum, implementasi e-commerce dalam bisnis dapat meningkatkan kualitas dari produk/service serta menurunkan biaya produksi yang akhirnya akan menurunkan harga penjualan. Ketika konsumen dapat memilih produk/service yang terbaik baginya, produsen terus semakin berlomba meningkatkan kualitas dari produk/service yang ada dan terus mencari ide-ide baru yang disukai pasar serta berusaha mengurangi biaya produksi agar tetap mendapatkan harga produk/service yang terjangkau. Jika siklus ini berjalan dengan baik, tingkat produksi dan kualitas akan terus meningkat, ragam dari produk/service akan semakin banyak dan harga akan semakin terjangkau. Selain itu semakin menumbuhkan kreatifitas dan keberanian bagi pemula bisnis untuk memulai usahanya karena setiap orang dapat memulai bisnisnya walau sekecil apapun dan sebegitu spesial produk/service yang dihasilkan.

Keterbatasan E-commerce

Adanya kesenjangan standar kualitas, keamanan dan keandalan secara universal

Bandwith Komunikasi yang tidak mencukupi

Software yang masih dalam pengembangan

Kesulitan mengintergrasikan antara internet dan software E-commerce yang telah ada dan database

Dibutuhkan web server khusus untuk server jaringan (adanya biaya tambahan)

Akses internet yang mahal dan atau tidak nyaman

Layanan Pembayaran Elektronik pada e-commerce

Transfer

Merupakan cara pembayaran antar rekening melalui proses transfer diluar e-commerce.

Credit Card

Cara pembayaran yang dilakukan menggunakan kartu kredit. E-commerce yang menyediakan layanan ini bearti sudah terkoneksi dengan penyedia fianansial seperti MasterCard dan Visa.

Paypal

Paypal adalah cara pembayaran yang lebih di amankan dengan menggunakan API pihak ketiga bagi pemegang kartu kredit dan e-commerce. Dengan menggunakan paypal pemilik kartu kredit tidak harus menuliskan berulang kali nomer kartu kredit saat berbelanja online. Cukup dengan pilih pembayaran melalui paypal maka selanjutnya e-commerce dan paypal anda yang bertransaksi. Tagihan akan masuk ke kartu kredit anda.

COD (Cash On Delivery)

COD merupakan layanan antar yang disedikan oleh pihak penjual. Pembayaran dilakukan saat barang pesanan sampai ditangan konsumen.

Kejahatan Elektronik yang berkaitan dengan e-commerce

Pencurian data kartu kredit

Penipuan produk

Perusahaan fiktif

Penjebolan system transaksi dari ecommerce ataupun lembaga financial yang terlibat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar